Sragen || Lentera5 News.Com - 1 April 2026 - Jenazah perempuan bernama Rosinta (26 tahun) yang ditemukan di persawahan Dukuh Bulakrejo, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, sedang menjalani proses autopsi di Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen. Permintaan pemeriksaan ini datang dari keluarga korban asal Grobogan yang ingin mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga tersebut.
Proses autopsi dilakukan oleh tim medis Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah mulai pukul 11.30 WIB hari Rabu. Sebanyak tiga perwakilan keluarga mengantri di luar ruang forensik untuk menunggu hasilnya, mengingat proses diperkirakan memakan waktu cukup lama.
Menurut Pandu (63 tahun), salah satu keluarga dari Geyer, Grobogan, korban awalnya bekerja di Jetak, Sidoharjo, Sragen, sebelum pindah ke wilayah Batu Jamus yang menjadi perbatasan Sragen dengan Karanganyar. Waktu pindahnya tidak diketahui secara pasti oleh keluarga. Komunikasi terakhir korban dengan ibunya di Geyer—yang juga mengasuh dua anak kembar korban yang kini duduk di kelas I SD—terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dengan menyampaikan niat untuk tidur. Tak lama kemudian, sekitar pukul 19.30 WIB, korban ditemukan tidak bernyawa di lokasi persawahan.
"Kami merasa ada hal yang kurang jelas, sehingga menyetujui autopsi. Banyak yang mengatakan ini akibat kecelakaan, namun lokasinya bukan jalan raya dan korban tidak menggunakan helm. Selain itu, lokasi ditemukannya juga disebut sebagai jalan usaha tani yang buntu, jadi kami ingin mengetahui kebenarannya," jelas Pandu. Sepeda motor Honda Vario yang ada di dekat lokasi merupakan milik pribadi korban.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak tiga kali. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan bukti berupa sepasang sandal laki-laki berwarna hitam dengan ukuran 44.
Red ( Rudi )
0 Komentar