SOLO , Jateng || Lentera5 News.Com – Sebuah video yang merekam aksi pembacokan di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, viral di media sosial pada Selasa (7/4/2026). Insiden yang terjadi di sekitar Gedung Sentra IKM, Jalan Sungai Serang I, ini memicu kepanikan warga dan kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Dalam video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar, terlihat dua pria terlibat perkelahian sengit menggunakan senjata tajam jenis parang. Salah satu korban berinisial U, yang mengenakan kaos putih-hitam, terlihat jatuh tersungkur dan tak berdaya. Ia kemudian dikeroyok dan dibacok oleh pelaku yang berpakaian serba hitam serta menutupi kepalanya, hingga bersimbah darah.
Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga yang berada di lokasi langsung berusaha melerai dan memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Polisi Turun Tangan
Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi mata untuk mengungkap kronologi yang sebenarnya.
"Kami telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden di Semanggi tersebut," ujar Derry, Rabu (8/4/2026).
Sementara itu, terkait motif kejadian, polisi menduga kuat peristiwa ini dipicu oleh masalah pribadi atau perselisihan personal antara korban dan pelaku.
"Motif awal diduga karena persoalan pribadi, namun masih kami dalami lebih lanjut melalui pemeriksaan saksi-saksi dan bukti di lapangan," jelasnya.
Korban Dirawat, Pelaku Masih Diburu
Diketahui, korban merupakan warga setempat berinisial U. Saat ini korban sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat luka bacok yang dideritanya. Sedangkan pelaku yang berinisial A, hingga saat ini masih dalam pengejaran tim penyidik.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
"Kami mengimbau masyarakat menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat. Kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Red (Rudi )
0 Komentar