BOYOLALI || Lentera5 News.Com– Ratusan petani tem bakau dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali berkumpul dalam acara halalbihalal yang digelar oleh Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI). Pertemuan ini tidak hanya bermakna kekeluargaan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi para petani.
Hadir dalam kesempatan tersebut sekitar 600 perwakilan petani yang berasal dari sejumlah kecamatan sentra produksi, antara lain Selo, Cepogo, Juwangi, Wonosamodro, Banyudono, hingga Sawit.
Ketua APTI, Nanang, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah ke depan. Salah satu poin utama yang diusung adalah upaya penampungan hasil panen agar lebih terstruktur.
"Harapan kita, ke depannya kita akan bermitra dengan beberapa perusahaan. Jadi, kawan-kawan petani yang selama ini menjual secara terpisah-pisah, nanti akan difasilitasi sehingga tembakau bisa tertampung dengan lebih baik," ujar Nanang.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang hadir langsung menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh kemajuan sektor pertanian, termasuk komoditas tembakau.
"Acara halalbihalal ini kita manfaatkan bukan hanya untuk silaturahmi, tapi juga untuk saling bertukar pikiran. Kita bahas permasalahan yang ada di lapangan, lalu bersama-sama mencari solusinya," kata Bupati Agus.
Bupati juga memastikan berbagai bantuan dan fasilitas dari pemerintah terus disalurkan. Bagi petani yang membutuhkan bantuan alat pertanian, ia mempersilakan untuk mengajukan permohonan melalui dinas terkait.
Selain membahas sektor pertanian, Bupati Agus juga menyampaikan sejumlah kabar baik dan himbauan kepada masyarakat. Ia mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di puskesmas terdekat. Tak kalah penting, ia mengumumkan bahwa menjelang tahun ajaran baru, para siswa akan mendapatkan fasilitas seragam dan LKS secara cuma-cuma.
Red ( Rudi )
0 Komentar