Ribuan Wisatawan Serbu Destinasi pantai di Gunungkidul Salah Satunya On The Rock , Akibatnya Peningkatan Pendapatan Daerah ( PAD) Melonjak

Gunungkidul, Yogyakarta || Lentera5 News .Com -Lonjakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD)  dari sektor retribusi wisata  kabupaten Gunungkidul tahun 2026  menuai sorotan tajam . Politisi senior sekaligus mantan ketua DPRD  Gunungkidul , Ratno Pintoyo mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah dalam mengklaim keberhasilan administratif atas kenaikan angka tersebut.

Ratno Pintoyo , menilai antribusi kenaikan PAD yang disebut - sebut sebagai keberhasilan perombakan personel  Tempat Penarikan Retribusi ( TPR) tidak sepenuhnya akurat dan berpotensi menunutupi persoalan sismatik  yang masih terjadi .

Menurut Ratno , keberhasilan perombakan personel  terpatahkan oleh  fakta di lapangan .

Berdasarkan temuan laporan pengunjung di lapangan  serta pengamatan anggota dewan , praktek ketidaksesuaian yang dibayarkan wisatawan dengan angka yang dicetak tidak sesuai masih ditemukan di beberapa titik Pos TPR .

Dugaan kebocoran ternyata disinyalir masih ada , bahkan polanya disinyalir semakin masif. Jadi kalau dikatan perombakan personel  adalah kunci utama optimilisasi ,itupun belum terbukti secara siginifikan. Kita tidak sekedar butuh wajah petugas , namun ganti sistem", tegas Ratno Pintoyo kepada awak media .

Dijelaskan  lagi ",  pelonjakan penerimaan retribusi di periode  ini lebih  rasional  jika dilihat   dampak  dari  munculnya destinasi  wisata baru  viral di media sosial . Di mana kita semua tahu , ada salah satu  destinasi baru yang menjadi primadona wisata hingga mampu menyedot ribuan wisata yang berwisata  akhir- akhir ini baik lokal maupun luar daerah hingga membuat arus jalan macet total .

Objek  wisata  di bagian Barat  yaitu terletak di pantai Ndrini  , On The Rock , Ndrini Peak , Ndrini Hilll  benar - benar  menggemparkan  seluruh wisatan semua  daerah. Belum lagi di bagian selatan , pantai  Wediombo  munculnya obyek wisata baru Jung Work  Blue Ocean  ( JBO)  juga  menjadi salah satu tempat  pilihan   bagi wisatawan berbagai daerah.

 Obyek wisata  Gunungkidul inilah yang menyebabkan jumlah pengunjung  meningkat drastis dengan jumlah wisatawan hingga 2x  lipat dari pereode sebelumnya . Hal ini menjadi salah satu  faktor utama  terjadinya kelonjakan  jumlah retribusi , dan bukan semata - mata  hasil kebijakan administratif perombakan petugas penjaga pos TPR ", terangnya .

Alih - alih berfokus pada rotasi personil , Ratno mendesak pemerintah kabupaten Gunungkidul agar segera pembenahan tata kelola yang berbasis teknologi . Menurutnya , tanpa pengawasan akuntabel dan  tranparan , potensi kebocoran akan terus menjadi " penyakit " menahun yang terus merugikan daerah.

" Tanpa perbaikan sistem yang  akuntabel , misalnya digitalisasi penuh pemungutan retribusi , pergantian personel hanya akan menjadi siklus berulang tanpa akan  menyelesaikan  akar masalah . Potensi masalah kebocoran  akan terus mengintai ", tegasnya .

Di sisi lain , Ratno meminta pemerintah daerah agar lebih serius medukung ekosistem destinasi  wisata baru ini . Ia melihat perkembangan destinasi wisata swasta yang inovatif sebagai peluang strategis yang harus dijaga keberlangsungannya demi pertumbuhan ekonomi  masyarakat dan PAD yang berkelanjutan .

Pemerintah harus hadir untuk memperkuat ekosistem ini , bukan fokus pada penarikan retribusi di depan pintu , namun memastikan bagaimana cara wisatawan nyaman dan tidak ada lagi kecurangan sistem pungutan retribusi ", jelasnya .

Red ( Barli ) 



 


 

Posting Komentar

0 Komentar