* Sungguh Biadab " Bunga Setelah Dicekoki Minuman Keras Disaat Tidak sadarkan Diri , Tiga Predator Menyetubuhi Beramai - Ramai / Berulang - Ulang
GUNUNGKIDUL || LENTERAB5 NEW .COM - PREDATOR kasus pencabulan / asusila di bawah umur kembali menelan korban kelurahan Bendung semin
Sungguh buruk Aqlak tiga predator pelaku tindakan kasus asusila yang dilakaukan oleh pelaku sebut saja (Ant ) yang keseharianya di rumah. kronologi kejadian" di akhir bulan februari 2024 silam Korban berkenalan sama pelaku melalui teman nya sebut saja ( S) korban komunikasi melalui medsos via whashap sang predator akhirnya saling berkenalan lalu diajak ketemuaan di terminal semin. Setelah Sampai di lokasi korban akhirnya bertemu sama pelaku , akhirnya yang jaraknya tidak jauh dari tempat ketemuan.
korban sebut saja ( pt) lalu di ajak kerumah pelaku (Ant) yang rumahnya sesampai rumah pelaku si korban tersebut di cekoki minuman keras hingga korban merasa pusing / mabuk, melihat korban dalam keadaan mabuk tidak berdaya sang predator mulai melancarkan aksi bejatnya memaksa korban untuk di ajak melakukan hubungan intim selayaknya suami istri.
Karena pengaruh alkohol sang predator sangat bernafsu lebih biadab lagi itu dilakukan berkali kali sampai korban tidak sadarkan diri.
Melihat korban sadar lalu pelaku (Ant.) meminta tolong pada temanya agar menjeput korban agar diantar pulang. Sebut saja (ksm) bukan dianter pulang lagi - lagi korban harus menerima pil pahit, pasalnya korban dibawa (ksm) ke hotel dan lalu juga dajak hubungan intim selayaknya suami istri / disetubuhi. Tidak sampai di situ sehabis melancarakan aksi biadabnya sang predator lagi - lagi mengubungi rekanya yang lain yaitu (Rvl) dan dibawa ke salah satu hotel ,setelah itu korban lagi menjadi korban pelampiasan predator pasalnya korban pun dipaksa lagi hubungan intim lagi.
Informasi yang didapatkan dari unggahan media online yang telah mencuat yang waktu itu turun ke lapangan konfirmasi kepada pihak pelaku ,pelaku mengakui bahwa benar ap yang di lakukan ke pada si korban( pt) tersebut. Dan sampai saat ini pihak orang tua korban menguasakan kasus ini kepada pengacara/ ( AVOKAD) yang beralamat di klaten untuk mendatangi menuntut keadilan atas kebiadapan yang dilancarkan tiga predator yang menimpa dirinya .
(Red Hanif Sularsi / Barli ).
0 Komentar